Kebiasaan Belajar Anak yang Baik Membantu Anak Sukses di Sekolah

Kebiasaan Belajar Anak yang Baik Membantu Anak Sukses di Sekolah

Siswa SMP masih disebut sebagai anak karena pada usia ini mereka masih berada dalam masa peralihan dalam menjalani kehidupan mereka. Meski anak sudah berusia 17 tahun, bukan berarti orang tua sudah bisa melepas anak dan mengambil setiap keputusannya sendiri.

Anak yang sudah duduk di sekolah SMP masih sangat membutuhkan bimbingan orang tua, pada periode ini anak berada dalam pengaruh baik dan buruk yang sangat kuat sekali. Jadi, perhatian dan bimbingan orang tua serta guru pendidik sangat diharapkan mampu mengawasi kegiatan dan aktivitas anak-anak setiap harinya. Begitu juga dalam hal belajar, anak pada usia sekolah tugas dan tanggungjawabnya adalah belajar, belajar dan belajar.

Namun untuk proses belajar yang baik yang bisa dilakukan oleh anak Anda pada saat sekolah SMP bukan dilakukan pada waktu itu tapi sudah menjadi kebiasaan yang dimulai sejak usia dini atau usia pra sekolah. Lantas bagaimana jika kebiasaan belajar anak yang sudah sekolah SMP tidak terbiasa dilakukan oleh sang anak? Apakah sudah telah memberikan pemahaman kepada anak untuk terbiasa belajar?

Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik yang harus dilakukan oleh anak, apalagi dalam proses belajar. Memang untuk memulai sesuatu yang baik harus dimulai sejak dini, tapi saat ini pun anak bisa di bimbing dan diberi arah agar tetap rajin belajar meskipun aktivitas mereka sudah mulai menumpuk.

Untuk anak yang sudah memasuki sekolah SMP atau SMA, aktivitas mereka juga semakin menumpuk, selain belajar, aktivitas-aktivitas lain seperti melakukan pekerjaan rumah, aktivitas luar bersama teman, dan aktivitas diluar rumah yang lebih sering dilakukan menyebabkan intensitas belajar anak mulai berkurang. Untuk itu, meskipun kebiasaan belajar anak sudah tertanam sejak usia dini, kebiasaan-kebiasaan tersebut akan berkurang karena aktivitas anak yang semakin bertambah.

Untuk memulai dan membiasakan anak belajar secara rutin dengan aktivitas mereka yang semakin meningkat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak kembali ke tugas dan tanggungjawab utamanya yaitu belajar. Belajar untuk meraih cita-cita mereka menjadi orang sukses, sukses di sekolah menjadi siswa yang berprestasi dan menjadi orang sukses dimasa yang akan datang.

Membuat Jadwal Belajar
Anjurkan anak untuk membuat jadwal aktivitas mereka sehari-hari, jika anak tidak bisa membuat jadwal tersebut, ajak dan bahas bersama anak dalam pembuatan jadwal. Dengan adanya jadwal tersebut akan membuat anak memiliki komitmen dan tanggungjawab. Jadwal yang harus dibuat adalah kapan waktu belajar, membuat PR, mengikuti les, dan aktivitas bersama teman.

Kemampuan Anak
Tidak semua anak memiliki kemampuan yang baik dalam belajar dan mengingat kembali materi pelajaran yang telah dipelajari. Untuk itu, dalam memberikan waktu belajar, aturlah sesuai kemampuan anak. Jangan terlalu menekan anak dalam belajar jika ia tidak mampu melakukannya. Menekan sesuatu kepada anak agar menjadi terbiasa bukanlah cara bijak, tapi memberikan sesuatu secara per porsi sedikit demi sedikit akan membuat anak terbiasa dan mudah dalam melakukannya.

Tempat Belajar
Mungkin anak Anda sangat senang didalam kamarnya dan menghabiskan waktu untuk membaca bukunya. Ini sangat baik, namun sebagian anak juga sangat senang jika belajar diluar rumah atau belajar bersama teman-teman mereka. Atau jika diluar rumah terlalu membuat Anda khawatir, sediakan taman mini yang sangat menyenangkan yang membuat anak nyaman dalam belajar.

Batasi Penggunaan Ponsel
Kapan anak sekolah boleh menggunakan ponsel? Apakah sepanjang waktu? Apakah ke sekolah boleh menggunakan ponsel?
Dengan memberikan batasan dalam penggunaan ponsel kepada anak, bukan hanya mengajarkan anak untuk selalu belajar, tapi juga mengajarkan anak lebih fokus dan lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya.

Ambil satu langkah lebih tegas dengan mengatakan tidak pada ponsel atau media sosial sebelum anak belajar dan menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

Kembangkan Belajar
Memberikan pelatihan kepada anak sangat membantu dalam proses belajar anak. Salah satu yang sangat kami rekomendasikan dalam meningkatkan proses dan kebiasaan belajar anak adalah dengan mengikuti program belajar atau bimbingan belajar yang saat ini sudah tersedia banyak sekali. Apalagi menjelang ujian, perketat jadwal belajar anak untuk mendapatkan hasil yang sangat baik setelah ujian.

Tanamkan Berpikir Positif
Terkadang dengan segala aktivitasnya yang tinggi, anak mulai acuh terhadap tugas dan tanggungjawab mereka yaitu belajar. Apalagi jika melihat realita diluaran bahwasannya orang yang rajin belajar dan tidak, hasilnya adalah sama. Jika anak sudah berpikiran seperti itu, bantu dan dorong anak untuk tetap optimis dan berpikir positif bahwasannya belajar bukan hanya memiliki 1 tujuan. Tapi banyak tujuan yang akan dicapai.

Begitu juga ketika akan menghadapi ujian semester, bantu anak untuk tetap positif dengan hasil dan nilai yang akan didapatkan.

Belajar Kelompok
Belajar kelompok sangat baik dilakukan karena dengan belajar kelompok anak akan memiliki banyak literatur dari teman-temannya dalam memahami materi pelajaran yang sebelumnya belum mereka ketahui dan belum dipahami. Namun yang harus diperhatikan dalam menerapkan belajar kelompok adalah jangan terlalu banyak teman, maksimal 5 orang. Jika terlalu banyak, proses belajar kelompok akan berubah menjadi arena bermain.

Membaca, Menulis Dan Mendengarkan Secara Aktif
Sangat mudah bagi anak untuk membaca Bab per Bab buku pelajaran namun terkadang anak tidak memahami apa yang mereka baca. Bantu anak Anda untuk berlatih membaca aktif dengan meminta dia untuk mencatat gagasan utama dari setiap bagian dan mencari kata atau konsep yang tidak dikenal. Buat garis besar bab agar anak mudah memahami. Setelah setiap bagian ditandai, mintalah anak menulis ringkasan dengan kata-kata mereka sendiri.

Dengan cara tersebut akan semakin membuat anak mudah dalam memahami pelajaran yang mereka pelajari.

Begitu juga dengan mendengarkan, sangat penting bagi anak untuk berkonsentrasi dan menghindari gangguan ketika guru atau Anda memberikan bimbingan belajar. Beberapa tips untuk dibagikan kepada anak Anda meliputi:
Cobalah berkonsentrasi pada poin-poin utama yang sedang didengarkan, pikirkan tentang apa yang disampaikan guru dan perhatikan bagian hal-hal disampaikan oleh guru seperti ucapan “Ini penting”, maka anak harus segera mencatat apa yang disampaikan oleh guru tersebut.

Cita-Cita Anak
Ketika anak mulai enggan untuk belajar, tanamkan kepada anak-anak bahwasannya masa depan akan mudah tercapai jika dimulai dari belajar. Tidak mudah meraih cita-cita jika anak malas belajar.

Memulai kebiasaan baik dari awal membantu Anda dan anak Anda menyesuaikan diri dengan harapan dan rutinitas baru dalam belajar. Kebiasaan belajar anak yang baik membantu anak dalam menghasilkan nilai yang lebih baik.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Ayah dan Bunda Serta Sobat IbnuSyamil.
Ayoo Ayah Bunda kita berikan hadiah kaos Islami IbnuSyamil Untuk Anak Kita.
Silahkan berbelanja kurma, kaos muslim, koko, gamis di IbnuSyamil Store
Jl. Achmad Adnawijaya No.100A, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, 16152 Indonesia
Untuk Pemesanan Bisa Via WA 1 : 081297298646

Finger Painting Melukis Dengan Jari Untuk Anak

Finger Painting Melukis Dengan Jari Untuk Anak

Bermain coret-coret sangat digemari anak-anak apalagi jika menggunakan jari-jari mereka. Beraneka kreasi coretan indah bisa dibuat dari lukisan dengan jari ini (finger painting). Dan untuk lebih amannya cat untuk finger painting ini bisa dibuat sendiri dirumah, tanpa harus menggunakan cat yang dijual ditoko-toko.

Caranya sebagai berikut : Ambil dua sendok makan tepung terigu, kemudian tambahkan sedikit air. Aduklah sampai anda mendapatkan adonan yang lembut seperti pasta. Tambahkan beberapa tetes pewarna kue. Taruh adonan ini diatas kertas yang sudah tergerai di atas meja. Lindungi pakaian sikecil dengan T-Shirt beka atau celemek sebelum melatih sikecil melukis dengan jari-jarinya.

Selanjutnya sikecil memainkan jari-jarinya di kertas yang berisi adonan itu. Gunakan kata “licin” dan “basah” ketika bercakap-cakap dengan si kecil. Anjurkan ia untuk memainkan jari-jarinya ke depan, kebelakang, memutar, kesamping kiri dan kanan. Atau membuat cap telapak tangannya di atas kertas, atau bisa juga membuat bunga dan tangkainya dari cetakan telapak tangan mereka dan lengan mereka. Atau Gunakan jari telunjuk untuk membuat bulatan-bulatan di seluruh kertas dan biarkan sikecil bermain bebas dengan tangannya.

Sebagai penutup di aktivitas ini buatlah sikecil bangga dengan hasil karyanya dengan memasang hasil karyanya dipintu kulkas dengan menggunakan selotip d sepanjang pinggiran lukisan itu atau magnet. Kalau lukisan itu sudah kering, biarkan sikecil merasakannya. Katakan pada si kecil kalau lukisan itu mengering karena air di adonan itu sudah menguap.

Untuk membuat adonan yang banyak, campurkan 3 sendok makan gula, 1/2 sendok teh garam, 1/2 cangkir tepung jagung,dan 2 cangkir air. Masak di api kecil sampai lembut dan mengental. Dinginkan, lalu tuangkan di beberapa wadah kecil. Warnai adonan ini dengan warna yang berbeda.

Sikecil mungkin akan senang mengulangi aktivitas ini dilain waktu. Jangn lupa untuk mengulangi aktivitas -aktivitas yang telah di perkenalkan di minggu-minggu yang lalu.

Aktivitas ini mengembangkan :

– Kebebasab bereksplorasi
– Kreativitas
– koordinasi motorik halus
– Pemahaman tentang “basah”, “kering”, dan “licin”
– Kemandirian dan keyakinan diri

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Ayah dan Bunda Serta Sobat IbnuSyamil.
Ayoo Ayah Bunda kita berikan hadiah kaos Islami IbnuSyamil Untuk Anak Kita.
Silahkan berbelanja kurma, kaos muslim, koko, gamis di IbnuSyamil Store
Jl. Achmad Adnawijaya No.100A, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, 16152 Indonesia
Untuk Pemesanan Bisa Via WA 1 : 081297298646

Belajar Membaca agar Gemar Membaca

Belajar Membaca agar Gemar Membaca

Pada anak usia sekolah dasar awal (5-7 tahun), tugas membaca menjadi tolak ukur keberhasilan anak pada periode perkembangannya saat itu. Perasaan mampu terhadap teks bacaan akan menumbuhkan rasa percaya diri pada anak – anak tersebut. Oleh karena itu, para orang tua dan pendidik memberi perhatian yang cukup besar terhadap pembelajaran membaca terutama pada saat anak memasuki usia awal sekolah dasar (5-6 tahun).

Membaca merupakan keterampilan belajar yang paling penting untuk dikembangkan. Kita dapat memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi pengetahuan yang penting dengan membaca. Selain itu juga dapat memicu kreativitas pembacanya. Dengan membaca seseorang memperoleh pengetahuan dan wawasan baru yang akan semakin meningkatkan kecerdasannya sehingga ia lebih mampu menjawab tantangan hidup pada masa-masa mendatang. Dengan demikian, orang tua seharusnya menjadi sadar bahwa tujuan belajar membaca tidak berhenti sampai anak ‘bisa’ membaca kata, kalimat, paragraf sampai dengan cerita pendek, melainkan tujuan akhirnya adalah anak gemar membaca.

Dengan menyukai membaca maka mereka akan memiliki keterikatan dengan buku atau kegiatan membaca seumur hidupnya.Sayangnya, usaha mereka diprioritaskan untuk mencapai kelancaran membaca tingkat kata, kalimat, paragraf sampai dengan cerita pendek. Mereka lupa dengan dua alasan utama belajar membaca adalah untuk kesenangan dan akses terhadap informasi serta kemajuan ilmu pengetahuan karena pada prakteknya kegiatan belajar membaca di kelas tidak mencerminkan kedua alasan tersebut. Pada akhirnya anak-anak tersebut memiliki gambaran yang terbatas mengenai tujuan membaca. Satu-satunya yang mereka pelajari adalah dengan membaca, mereka dapat menyenangkan orang dewasa untuk memperoleh keinginan mereka. Di sisi lain, mereka tidak menyadari manfaat sebenarnya dari membaca dan otomatis juga tidak menyenangi membaca. Dari hasil penelitian juga ditemukan efek “fourth grade slump” yaitu pada saat anak duduk di kelas empat sekolah dasar, mereka menunjukkan penurunan minat membaca yang cukup besar.

Dengan kerangka berpikir yang baru, bahwa tujuan membaca agar anak gemar membaca, orang tua perlu berhati-hati dalam memilih metode belajar membaca untuk putra putrinya. Yang terpenting kegiatan belajar membaca harus menyenangkan bagi anak, sesuai dengan karakter dan minat anak. Kegiatan membaca bersama sebelum tidur dapat menjadi salah satu kegiatan yang pasti disenangi oleh anak. Selain itu, pemilihan buku disesuaikan dengan minat anak dan usianya, misal untuk anak usia 5-7 tahun pilih buku-buku dengan teks sepanjang satu kalimat dan ukuran huruf yang besar.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Ayah dan Bunda Serta Sobat IbnuSyamil.
Ayoo Ayah Bunda kita berikan hadiah kaos Islami IbnuSyamil Untuk Anak Kita.
Silahkan berbelanja kurma, kaos muslim, koko, gamis di IbnuSyamil Store
Jl. Achmad Adnawijaya No.100A, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, 16152 Indonesia
Untuk Pemesanan Bisa Via WA 1 : 081297298646

Amalan Doa Agar Menjadi Anak Sholeh Sholehah Cerdas & Pintar

Amalan Doa Agar Menjadi Anak Sholeh Sholehah Cerdas & Pintar

Siapa yang tidak menginginkan anak-anak yang cerdas, pintar dan sholeh sholehah? Tentu semua orang tua menginginkan anak-anak yang baik dengan tingkah laku yang sopan dan bersahaja. Apakah itu sebuah kemustahilan yang tidak bisa dilakukan? Tentu saja tidak, jika orang tua dengan sabar dalam mendidik dan membimbing anak-anak maka semua itu bisa diwujudkan dengan sangat mudah dan tentunya untuk memulai harus dimulai sejak anak berusia dini atau ketika masih bayi, bahkan ketika masih dalam kandungan, anak bisa dilatih kebiasaan-kebiasaan yang baik

Selain memberikan pendidikan, nasehat dan kebiasaan-kebiasaan yang baik untuk anak agar anak cerdas dan pintar. Orang tua juga perlu mempersiapkan dan menyediakan nutrisi dan makanan yang seimbang untuk anak-anak. Dengan nutrisi yang seimbang, tubuh anak akan menjadi lebih sehat dan kuat.

Selain memberikan pendidikan dan nutrisi yang untuk kecerdasan anak. Memberikan nutrisi tambahan seperti suplemen atau multivitamin khusus untuk anak agar sehat, cerdas, dan pintar juga perlu diberikan jika benar-benar dibutuhkan.
Jika semua sudah terpenuhi, bimbingan yang baik, pendidikan yang bermutu, nutrisi dan gizi yang seimbang serta penambahan multimitamin agar anak menjadi anak yang sehat, cerdas dan pintar maka langkah selanjutnya adalah berdoa. Berdoa untuk anak sangat sangat dianjurkan untuk dilakukan karena sebagai orang tua hanya kita yang mampu memberikan support yang berlebih buat anak-anak kita dan support terbaik adalah mendoakan anak agar menjadi anak-anak yang baik, sholeh dan sholehah.

Amalan Doa Agar Menjadi Anak Sholeh Sholehah Cerdas & Pintar
Berikut amalan doa agar anak menjadi anak sholeh sholehah cerdas dan pintar yang bisa dibaca setiap waktu. Silahkan lakukan amalan berikut secara berkala dan istiqomah agar cita-cita anak Anda tercapai:

  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca Ayat Kursi
  • Membaca surat Al-Insyirah
  • Membaca surat At-Thahaa ayat 1 – 5: Thahaa (1) Ma anzal na Aalayka Alquran alitashqa (2) Illa tathkiratan liman yakhsha (3) Tanzilan mimman khalaqa al-arda wassama watial aula (4) Arrahmanu aalaal aarshi istawa (5)
    Cara Melakukan Amalan
    Lakukan niat dalam hati agar anak menjadi sholeh atau sholehah, cerdas dan pintar. Lalu hembuskan pada anak yang sedang tidur. Hembuskan pada hidung saat anak sedang bernafas kedalam. Lakukan cara ini secara rutin dan istiqomah. Insyaallah dengan izin Allah, anak akan menjadi anak sholeh atau sholehah, cerdas dan pintar…
  • Setelah melakukan amalan tersebut, dilanjutkan dengan membaca Doa Nabi Daud (Dibaca 3x):
    Ya Allah, lembutkan hati anakku ini (sebutkan nama lengkap anak) sebagaimana Engkau telah melembutkan Nabi Daud akan besi. (sebutkan nama lengkap anak kembali).

    Doa Nabi Daud ini dibacakan dan dihembuskan pada makanan atau minuman anak sebanyak 3x. Apabila anak sedang menyusui, bacakan dan hembuskan pada susu anak

  • Selanjutnya perbanyak Dzikir dengan membaca Ya Hayyu, Ya Qayyun, Ya Rahman, Ya Latiff
    Baca sebanyak-banyaknya dan hembuskan pada ubun-ubun anak saat anak sedang tidur malam
  • Setelah semuanya selesai selanjutnya membaca doa berikut ini:
    Rabbij’alnii muqiimash shalaati wa min dzurriyyatii rabbanaa awa taqabbal du’aai
    Baca doa diatas setelah selesai sholat

Itulah amalan dan doa agar anak menjadi anak sholeh sholehah, cerdas dan pintar yang bisa Anda lakukan setiap hari. Semoga dengan melakukan amalan tersebut, anak-anak kita menjadi anak yang kita harapkan. Jika Anda tidak bisa melakukan amalan diatas, cukup dilakukan dengan mendoakan anak secara tulus dan bersungguh-sungguh.
Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Ayah dan Bunda Serta Sobat IbnuSyamil.
Ayoo Ayah Bunda kita berikan hadiah kaos Islami IbnuSyamil Untuk Anak Kita.
Silahkan berbelanja kurma, kaos muslim, koko, gamis di IbnuSyamil Store
Jl. Achmad Adnawijaya No.100A, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, 16152 Indonesia
Untuk Pemesanan Bisa Via WA 1 : 081297298646

Memberi Hukuman yang Baik Kepada Anak-Anak

Memberi Hukuman yang Baik Kepada Anak-Anak

Pernahkah kita memberi hukuman yang baik kepada anak atau terlalu sering memberi hukuman fisik kepada anak? Sebagai orang tua kita semua dituntut sabar dalam mendidik dan membesarkan anak-anak, apa pun alasannya sebagai orang tua kita tidak boleh lalai atau pun lengah dalam menjaga dan membesarkan mereka. Begitu juga ketika orang tua memberi hukuman kepada anak-anak saat anak melakukan kesalahan, orang tua tidak boleh terlalu berlebihan dalam memberikan hukuman kepada anak tersebut karena dampaknya akan berakibat buruk pada tumbuh kembang anak. Lantas bagaimana cara memberi hukuman yang baik kepada anak-anak?

Menjadi orang tua bagi anak-anak adalah dambaan bagi setiap ibu, menyenangkan dan terkadang orang tua juga dibuat gemes bahkan mangkel dan ujung-ujungnya orang tua memarahi sang anak karena tingkah polah mereka yang lucu, menggemaskan dan terkadang menguji kesabaran orang tua. Apalagi ketika anak-anak sudah berusia 2 – 4 tahun, kelucuan dan perilaku yang lebih aktif sudah mereka tunjukkan bahkan mereka terkadang sudah mulai menunjukkan sisi kenakalannya dengan mengganggu orang tua dengan cara lucu mereka.

Untuk itu pada usia-usia dini, sejatinya orang tua tidak harus memarahi anak akan tetapi orang tua memiliki kewajiban untuk mengajarkan hal-hal yang baik dan benar kepada anak. Memang memarahi atau memberi hukuman kepada anak itu juga perlu dilakukan akan tetapi kebanyakan orang tua masih kurang memahami bagaimana cara memarahi dan memberikan hukuman yang baik kepada anak-anak. Bahkan ada beberapa orang tua yang memarahi anak dengan cara kekerasan yaitu memberi hukuman fisik kepada anak. Apakah itu perlu dilakukan?

Memberi hukuman kepada anak tidak harus dengan kekerasan karena sekali dua kali Anda memarahi sang anak maka akan berdampak pada pola perilaku anak itu sendiri yaitu anak akan meniru cara orang tua marah, anak akan melapiaskan kekesalannya karena sering dimarahi kepada orang lain atau benda, dan beberapa perilaku anak yang menjadi pendiam dan penakut. Untuk mencegah anak berperilaku negatif karena dampak marah yang diberikan oleh orang tua, cobalah beberapa tips berikut dalam memberi hukuman kepada anak-anak:

Hukuman Ruangan
Jika anak Anda melakukan kesalahan, cobalah memberi hukuman dengan menempatkan anak pada sebuah ruangan khusus dan membiarkan anak didalam ruangan tersebut. Akan tetapi ruangan yang digunakan untuk menghukum anak ini jangan ruangan gelap. Selama diruangan tersebut, orang tua tidak hanya mendiamkan anak atau membuatnya merasa sendirian akan tetapi berilah beberapa tugas yang harus dikerjakan didalam ruangan tersebut. Tugas yang dikerjakan oleh anak harus sesuai dengan kemampuan anak dan jangan berlebih. Beberapa tugas yang bisa diberikan yaitu menggambar sesuai dengan imajinasinya, mempelajari alphabet, merangkai balok, belajar beribadah, dan sebaainya yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan sang anak. Selain itu, anak tetap didampingi

Hukuman Undian
Ketika anak membuat kesalahan, ajak dan diskusikan bersama anak mengenai hukuman apa yang akan diberikan kepada anak sesuai dengan kesalahan anak. Tulis beberapa hukuman dalam kertas kecil, gulung kertas tersebut seperti kertas undian dan masukkan kedalam kotak. Selanjutnya anjurkan anak untuk mengambil salah satu gulungan kertas tersebut. Dan kertas yang telah diambil tersebut adalah hukuman yang harus dikerjakan dan dilakukan oleh sang anak

Jadi setiap kali anak melakukan kesalahan, maka anak harus mengambil salah satu kertas didalam kotak tersebut dan hukuman buat anak sesuai dengan tulisan yang ada didalam kertas. Beberapa hukuman yang perlu ditulis adalah menyanyi, menghafal, membaca, atau menyebutkan 5 – 10 benda, menyebutkan 5 – 10 nama binatang, dan sebagainya. Atau bisa juga memberikan satu kertas kosong yang tidak berisi hukuman yang tidak diketahui oleh anak karena ini akan memberikan mereka kejutan yang menyenangkan. Dengan cara ini akan menambah cara belajar dan kosakata anak akan benda dan makhluk hidup

Hukuman Tidur Siang
Semua orang tua sudah mengetahui kalau anak-anak sangat benci atau tidak senang ketika mereka disuruh untuk tidur siang. Sekalipun ditemani oleh orang tua, bisa jadi anak akan tidur tapi setelah ditempat tidur mereka hanya main-main saja dan bahkan orang tua yang menemani malah tertidur lebih dulu dan ketika orang tua sudah tertidur, anak malah pergi dan bermain lagi. Pernah kan anak-anak kita seperti itu?

Untuk mengatasi masalah tidur siang anak ini, caranya cukup mudah yaitu memanfaatkan bermain dan kesalahan anak. Jika anak melakukan kesalahan maka berilah hukuman berupa tidur siang dan tidak boleh bermain sebelum benar-benar tidur. Memberi hukuman tidur siang ini akan melatih disiplin anak akan waktu yaitu waktu untuk bermain dan waktu untuk istirahat

Hukuman Memegang Lidah
Pernahkah anak Anda mengeluarkan kata-kata kasar atau kata-kata yang tidak pantas padahal Anda tidak pernah mengajarkan sedikitpun. Jika anak melakukan kesalahan berupa kata-kata kasa maka hukuman yang diberikan kepada anak adalah dengan cara menyuruh anak untuk memegangi lidah mereka dalam beberapa menit. Dengan cara seperti ini maka anak akan tidak melakukan perbuatan yang sama. Selain memberi hukuman dengan cara memegang lidah, berilah nasehat kepada mereka kalau mengeluarkan kata-kata kasar atau tidak pantas itu sangat tidak baik dilakukan

Hukuman Mengerjakan PR
Mengerjakan PR dari sekolah biasanya anak-anak malas untuk melakukannya. Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan cara memberikan tugas yang sama yaitu mengerjakan PR mereka. Dan jika belum selesai, tidak boleh bermain. Dalam mengerjakan PR ini diharapkan agar orang tua untuk selalu berada disamping sang anak agar anak lebih tenang dan nyaman saat mengerjakan PR mereka. Dengan cara ini akan memberikan efek positif dalam belajar anak

Jadi dalam memberi hukuman yang baik kepada anak-anak kita tidak harus dengan memarahi atau melakukan kekerasan fisik kepada mereka. Dengan cara senderhana yang tetap disenangi mereka dan tetap menumbuhkan mereka untuk tetap belajar dan tidak mengulangi kesalahan mereka lagi. Cara-cara diatas mungkin ada yang berpendapat kalau cara tersebut akan membuat anak akan menjadi manja dan akan membuat anak beranggapan kalau hukuman yang diberikan kepada mereka hanya speerti itu. Mungkin bisa seperti akan tetapi dalam memberikan hukuman tergantung orang tua bagaimana orang tua memberikan hukuman yang baik yang sekiranya membuat anak menjadi jera atau tidak melakukan kesalahannya lagi. Dan tentunya dengan tidak memberi hukuman fisik atau kekerasan karena hidup ini sudah terlalu keras untuk anak-anak kita jalani. Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Ayah dan Bunda Serta Sobat IbnuSyamil.
Ayoo Ayah Bunda kita berikan hadiah kaos Islami IbnuSyamil Untuk Anak Kita.
Silahkan berbelanja kurma, kaos muslim, koko, gamis di IbnuSyamil Store
Jl. Achmad Adnawijaya No.100A, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, 16152 Indonesia
Untuk Pemesanan Bisa Via WA 1 : 081297298646