Saad bin Abi Waqqash, Ksatria Pemanah Muslim

Saad bin Abi Waqqash, Ksatria Pemanah Muslim

Saad bin Abi Waqqash adalah salah seorang sahabat yang paling pertama memeluk Islam. Hanya beberapa orang sahabat saja yang mendahuluinya. Abu Bakar ash-Shiddiq, Ali bin Abi Thalib, dan Zaid bin Haritsah radhiallahu ‘anhu ajma’in merekala orangnya. Laki-laki Quraisy ini mengucapkan dua kalimat syahadat ketika berusia 27 tahun. Di masa kemudian, ia menjadi tokoh utama di

Abbas ibn Firnas, Sang Penerbang Pertama

Abbas ibn Firnas, Sang Penerbang Pertama

Banyak bukti sejarah baik tertulis atau relief, yang menegaskan bahwa selama berabad-abad umat Islam menjadi role model perabadan dunia. Di antaranya adalah ada seorang ilmuan Islam melakukan riset tentang dunia penerbangan. Apa yang ilmuan Islam lakukan pada masa itu adalah terobosan dan eksplorasi pertama dalam dunia kedirgantaraan. Orang yang pertama merobek sekat-sekat kejumudan dalam bidang

Khalid bin Walid radhiyallahu’anhu, Panglima Muslim yang Gagah Berani, Disegani, Sholeh dan Bijaksana.

Khalid bin Walid radhiyallahu’anhu, Panglima Muslim yang Gagah Berani, Disegani, Sholeh dan Bijaksana.

Dia adalah seorang kesatria, Khalid bin Walid bin Al-Mugiroh Al-Qurasy Al-Makhzumy Al-Makky, anak saudari ummul mukminin Maimunah binti Al-Harits radhiallahu ‘anhu, dia seorang lelaki yang kekar, berpundak lebar, bertubuh kuat, sangat menyerupai Umar bin Al-Khattab radhiallahu ‘anhu. Shahabat memiliki sikap kepahlawanan besar yang mencerminkan dirinya sebagai seorang pemberani dalam membela agama ini, di antara cerita

Al-Khawarizmi, Bapak Matematika Penemu Angka Nol dan Algoritma

Al-Khawarizmi, Bapak Matematika Penemu Angka Nol dan Algoritma

Penemu angka nol, penggagas algoritma, perintis konsep aljabar dan masih banyak penemuan penting lainnya. Itulah sederet prestasi seorang muslim yang sangat mencintai ilmu pengetahuan. Namanya Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi. Seorang ilmuwan besar pada masa kejayaan Dinasti Abbasiyah. Dia adalah Bapak Matematika.   Lahir di kota Khawarizmi (Khiva), Uzbekistan pada tahun 780 M/ 164 H, dia

Petunjuk Al-Quran dalam Mendidik Anak

Petunjuk Al-Quran dalam Mendidik Anak

Dalam Islam, berbicara mengenai pendidikan tidak dapat dilepaskan dari asal muasal manusia itu sendiri. Kata “pendidikan” yang dalam bahasa arabnya disebut “tarbiyah” (mengembangkan, menumbuhkan, menyuburkan) berakar satu dengan kata “Rabb” (Tuhan). Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan adalah sebuah nilai-nilai luhur yang tidak dapat dipisahkan dari, serta dipilah-pilah dalam kehidupan manusia. Terpisahnya pendidikan dan terpilah-pilahnya bagian-bagiannya

Sudahkah Mendo’akan Orang Tua Hari Ini?

Apakah merasa cukup hanya mendoakan orangtua setahun sekali atau seingatnya saja? Padahal Allah telah menyuruh kita untuk bersyukur padaNya dan bersyukur pada kedua orangtua.

“Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya: ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan meyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKulah kembalimu.” (QS. Luqman : 4)

Manfaat Berteman Dengan Orang Shalih

Allah dan Rasul-Nya memerintahkan kita memiliki teman yang baik. Apa saja manfaatnya?   Allah Ta’ala berfirman, وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya.”  (QS. Al-Kahfi: 28) Diriwayatkan dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi

Tingginya Derajat Guru Di Mata Islam

Dalam Musnad Al-Imam Ahmad, dari Anas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Permisalan ulama di muka bumi seperti bintang yang ada di langit. Bintang dapat memberi petunjuk pada orang yang berada di gelap malam di daratan maupun di lautan. Jika bintang tak muncul, manusia tak mendapatkan petunjuk.” Selama ilmu ada, manusia akan terus berada dalam

Mendo’akan Guru-Guru Kita

Di antara adab pada guru adalah terus mendo’akan guru atas ilmu yang diberikan. Contohilah para ulama yang selalu mendoakan orang yang telah berjasa baik padanya dalam hal ilmu. Al-Harits bin Suraij berkata, aku mendengar Al-Qatthan berkata, أَنَا أَدْعُو اللهَ لِلشَّافِعِي، أَخُصُّهُ بِهِ “Aku senatiasa berdo’a pada Allah untuk Imam Syafi’i, aku khususkan do’a untuknya.” Abu

Berjabat Tangan Bisa Menggugurkan Dosa

Ada sunnah yang mulia yang bisa menggugurkan dosa antara dua orang, yaitu sunnah berjabat tangan. Dari Al Bara’ bin ‘Azib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا “Tidaklah dua muslim itu bertemu lantas berjabat tangan melainkan akan diampuni dosa di antara keduanya sebelum

Berpakaianlah Dengan Sederhana

Allah itu tidak menyukai orang yang sombong. Allah Ta’ala berfirman, إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Lukman: 18). Hendaklah seseorang dalam berpakaian, berjalan, dan setiap keadaannya penuh ketawadhu’an. Karena siapa saja yang tawadhu’ pada Allah, maka Allah akan memuliakan dirinya.” (Syarh Riyadhus Sholihin,

Nasihat Ulama Tentang Pentingnya Akhlak Mulia

2016-10-29_5-29-15

Ketahuilah bahwa ulama salaf sangat perhatian sekali pada masalah adab dan akhlak. Mereka pun mengarahkan murid-muridnya mempelajari adab sebelum menggeluti suatu bidang ilmu dan menemukan berbagai macam khilaf ulama. Imam Darul Hijrah, Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy,

تعلم الأدب قبل أن تتعلم العلم

“Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Oleh karenanya, para ulama sangat perhatian sekali mempelajarinya.

Ibnul Mubarok berkata,