Kebiasaan Belajar Anak yang Baik Membantu Anak Sukses di Sekolah

Siswa SMP masih disebut sebagai anak karena pada usia ini mereka masih berada dalam masa peralihan dalam menjalani kehidupan mereka. Meski anak sudah berusia 17 tahun, bukan berarti orang tua sudah bisa melepas anak dan mengambil setiap keputusannya sendiri.

Anak yang sudah duduk di sekolah SMP masih sangat membutuhkan bimbingan orang tua, pada periode ini anak berada dalam pengaruh baik dan buruk yang sangat kuat sekali. Jadi, perhatian dan bimbingan orang tua serta guru pendidik sangat diharapkan mampu mengawasi kegiatan dan aktivitas anak-anak setiap harinya. Begitu juga dalam hal belajar, anak pada usia sekolah tugas dan tanggungjawabnya adalah belajar, belajar dan belajar.

Namun untuk proses belajar yang baik yang bisa dilakukan oleh anak Anda pada saat sekolah SMP bukan dilakukan pada waktu itu tapi sudah menjadi kebiasaan yang dimulai sejak usia dini atau usia pra sekolah. Lantas bagaimana jika kebiasaan belajar anak yang sudah sekolah SMP tidak terbiasa dilakukan oleh sang anak? Apakah sudah telah memberikan pemahaman kepada anak untuk terbiasa belajar?

Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik yang harus dilakukan oleh anak, apalagi dalam proses belajar. Memang untuk memulai sesuatu yang baik harus dimulai sejak dini, tapi saat ini pun anak bisa di bimbing dan diberi arah agar tetap rajin belajar meskipun aktivitas mereka sudah mulai menumpuk.

Untuk anak yang sudah memasuki sekolah SMP atau SMA, aktivitas mereka juga semakin menumpuk, selain belajar, aktivitas-aktivitas lain seperti melakukan pekerjaan rumah, aktivitas luar bersama teman, dan aktivitas diluar rumah yang lebih sering dilakukan menyebabkan intensitas belajar anak mulai berkurang. Untuk itu, meskipun kebiasaan belajar anak sudah tertanam sejak usia dini, kebiasaan-kebiasaan tersebut akan berkurang karena aktivitas anak yang semakin bertambah.

Untuk memulai dan membiasakan anak belajar secara rutin dengan aktivitas mereka yang semakin meningkat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak kembali ke tugas dan tanggungjawab utamanya yaitu belajar. Belajar untuk meraih cita-cita mereka menjadi orang sukses, sukses di sekolah menjadi siswa yang berprestasi dan menjadi orang sukses dimasa yang akan datang.

Membuat Jadwal Belajar
Anjurkan anak untuk membuat jadwal aktivitas mereka sehari-hari, jika anak tidak bisa membuat jadwal tersebut, ajak dan bahas bersama anak dalam pembuatan jadwal. Dengan adanya jadwal tersebut akan membuat anak memiliki komitmen dan tanggungjawab. Jadwal yang harus dibuat adalah kapan waktu belajar, membuat PR, mengikuti les, dan aktivitas bersama teman.

Kemampuan Anak
Tidak semua anak memiliki kemampuan yang baik dalam belajar dan mengingat kembali materi pelajaran yang telah dipelajari. Untuk itu, dalam memberikan waktu belajar, aturlah sesuai kemampuan anak. Jangan terlalu menekan anak dalam belajar jika ia tidak mampu melakukannya. Menekan sesuatu kepada anak agar menjadi terbiasa bukanlah cara bijak, tapi memberikan sesuatu secara per porsi sedikit demi sedikit akan membuat anak terbiasa dan mudah dalam melakukannya.

Tempat Belajar
Mungkin anak Anda sangat senang didalam kamarnya dan menghabiskan waktu untuk membaca bukunya. Ini sangat baik, namun sebagian anak juga sangat senang jika belajar diluar rumah atau belajar bersama teman-teman mereka. Atau jika diluar rumah terlalu membuat Anda khawatir, sediakan taman mini yang sangat menyenangkan yang membuat anak nyaman dalam belajar.

Batasi Penggunaan Ponsel
Kapan anak sekolah boleh menggunakan ponsel? Apakah sepanjang waktu? Apakah ke sekolah boleh menggunakan ponsel?
Dengan memberikan batasan dalam penggunaan ponsel kepada anak, bukan hanya mengajarkan anak untuk selalu belajar, tapi juga mengajarkan anak lebih fokus dan lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya.

Ambil satu langkah lebih tegas dengan mengatakan tidak pada ponsel atau media sosial sebelum anak belajar dan menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

Kembangkan Belajar
Memberikan pelatihan kepada anak sangat membantu dalam proses belajar anak. Salah satu yang sangat kami rekomendasikan dalam meningkatkan proses dan kebiasaan belajar anak adalah dengan mengikuti program belajar atau bimbingan belajar yang saat ini sudah tersedia banyak sekali. Apalagi menjelang ujian, perketat jadwal belajar anak untuk mendapatkan hasil yang sangat baik setelah ujian.

Tanamkan Berpikir Positif
Terkadang dengan segala aktivitasnya yang tinggi, anak mulai acuh terhadap tugas dan tanggungjawab mereka yaitu belajar. Apalagi jika melihat realita diluaran bahwasannya orang yang rajin belajar dan tidak, hasilnya adalah sama. Jika anak sudah berpikiran seperti itu, bantu dan dorong anak untuk tetap optimis dan berpikir positif bahwasannya belajar bukan hanya memiliki 1 tujuan. Tapi banyak tujuan yang akan dicapai.

Begitu juga ketika akan menghadapi ujian semester, bantu anak untuk tetap positif dengan hasil dan nilai yang akan didapatkan.

Belajar Kelompok
Belajar kelompok sangat baik dilakukan karena dengan belajar kelompok anak akan memiliki banyak literatur dari teman-temannya dalam memahami materi pelajaran yang sebelumnya belum mereka ketahui dan belum dipahami. Namun yang harus diperhatikan dalam menerapkan belajar kelompok adalah jangan terlalu banyak teman, maksimal 5 orang. Jika terlalu banyak, proses belajar kelompok akan berubah menjadi arena bermain.

Membaca, Menulis Dan Mendengarkan Secara Aktif
Sangat mudah bagi anak untuk membaca Bab per Bab buku pelajaran namun terkadang anak tidak memahami apa yang mereka baca. Bantu anak Anda untuk berlatih membaca aktif dengan meminta dia untuk mencatat gagasan utama dari setiap bagian dan mencari kata atau konsep yang tidak dikenal. Buat garis besar bab agar anak mudah memahami. Setelah setiap bagian ditandai, mintalah anak menulis ringkasan dengan kata-kata mereka sendiri.

Dengan cara tersebut akan semakin membuat anak mudah dalam memahami pelajaran yang mereka pelajari.

Begitu juga dengan mendengarkan, sangat penting bagi anak untuk berkonsentrasi dan menghindari gangguan ketika guru atau Anda memberikan bimbingan belajar. Beberapa tips untuk dibagikan kepada anak Anda meliputi:
Cobalah berkonsentrasi pada poin-poin utama yang sedang didengarkan, pikirkan tentang apa yang disampaikan guru dan perhatikan bagian hal-hal disampaikan oleh guru seperti ucapan “Ini penting”, maka anak harus segera mencatat apa yang disampaikan oleh guru tersebut.

Cita-Cita Anak
Ketika anak mulai enggan untuk belajar, tanamkan kepada anak-anak bahwasannya masa depan akan mudah tercapai jika dimulai dari belajar. Tidak mudah meraih cita-cita jika anak malas belajar.

Memulai kebiasaan baik dari awal membantu Anda dan anak Anda menyesuaikan diri dengan harapan dan rutinitas baru dalam belajar. Kebiasaan belajar anak yang baik membantu anak dalam menghasilkan nilai yang lebih baik.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Ayah dan Bunda Serta Sobat IbnuSyamil.
Ayoo Ayah Bunda kita berikan hadiah kaos Islami IbnuSyamil Untuk Anak Kita.
Silahkan berbelanja kurma, kaos muslim, koko, gamis di IbnuSyamil Store
Jl. Achmad Adnawijaya No.100A, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, 16152 Indonesia
Untuk Pemesanan Bisa Via WA 1 : 081297298646

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *