Pesan Rasulullah Terhadap Ibu Dalam Mendidik Anak

Setiap orang tua hendaknya ingin mendidik anaknya dengan baik agar menjadi anak yang dibanggakan. Anak merupakan karunia yang besar yang akan menjadi aset penting bagi orang tuanya kelak. Oleh karena itu, setiap orang tua perlu mendidik anak dari kecil dengan penuh kasih sayang. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua, terutama ibu dalam mendidik anaknya. Ibu merupakan kunci dan memegang tanggung ajwab yang besar dalam pendidikan anak. Seperti yang disabdakan oleh nabi: “Wanita (istri) adalah seorang pemimpin terhadap rumah tangga suaminya juga terhadap anak – anaknya dan dia akan dimintai pertanggungjawabannya mengenai kepemimpinannya terhadap mereka” (Shahih Bukhari). Seorang ibu hendaknya mengetahui pesan-pesan Rasulullah dalam mendidik anaknya.

1. Memberikan keteladanan yang baik.

Ketika anak masih kecil, hendaknya ibu memberi teladan-teladan yang baik kepada anaknya. Di usia dini seorang anak akan mudah meniru yang ada di lingkungannya. Orang tua harus berhati-hati dalam bersikap dan berucap agar anak tidak meniru hal yang buruk. Jangan memperlihatkan kekerasan di depan anak. Hal tersebut dapat terekam dalam benak anak yang nantinya dapat dilakukannya. Lingkungan tempat tinggal juga perlu di perhatikan. Jika ingin pindah rumah, sebelumnya orang tua perlu melihat lingkungan terlebih dahulu. Anak akan mudah terpengaruh dengan pergaulan sekitar.

2. Menanamkan aqidah yang baik.

Sejak dini, anak harus dibekali dengan aqidah yang baik. Diberi pengetahuan yang baik dan dibiasakan dengan perbuatan yang baik. Ibu harus dapat mengarahkan anak. Hal pertama yang hendaknya dilakukan yaitu mengenalkan tauhid. Sebelum diajarkan Al-quran dan As-sunnah, tauhid perlu ditanamkan terlebih dahulu. Hal ini sebagai pondasi awal agar menjadi generasi yang baik seperti Rasulullah mengisi iman pada sahabat-sahabatnya. Rasullullah SAW bersabda: “Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “Lailaha-illallah”.

3. Mendidik anak untuk salat

Salat merupakan ibadah yang penting, bahkan pahalanya akan dihisab pertama kali di hari akhir nanti. Pada usia 5 tahun, anak hendaknya diajari tentang arah. Ibu perlu membimbing anak untuk mengetahui mana bagian kanan dan mana bagian kirinya. Saat anak paham, Ibu dapat mengajarkan arah kiblat. Pada umur 7 tahun, anak mulai diajak salat. Ibu harus mengajari tata cara salat dan mulai mengajak anak salat. Tidak lupa juga mengajarkan tata cara berwudhu. Ibu juga harus memberitahu tentang hukuman bila meninggalkan salat. Anak yang berumur 10 tahun sudah dapat diberi hukuman jika meninggalkan salat. Pada usia ini anak biasanya sudah mengerti tentang aturan. Dari Ibnu Abbas, Nabi bersabda, “Gantungkan cambuk di tempat yang bisa dilihat oleh para penghuni rumah karena itu bermanfaat untuk mendidik mereka”.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x

We use cookies to give you the best online experience. By agreeing you accept the use of cookies in accordance with our cookie policy.

Privacy Settings
NameEnabled
Technical Cookies
In order to use this website we use the following technically required cookies: wordpress_test_cookie,wordpress_logged_in_,wordpress_sec.
Cookies
We use Cookies to give you a better website experience.